Wisata Religi Makam Walisongo yang Ada Di Lamongan – Gresik
Wisata Religi Makam Walisongo yang Ada Di Lamongan Gresik - Walisongo
merupakan sembilan orang tokoh bersejarah yang ikut andil dalam penyebaran
ajaran Islam di Pulau Jawa. Para Wali tersebut bukan hanya menyebarkan agama
Islam semata, tetapi juga ikut aktif membangun kemajuan bagi masyarakat
setempat melalui bidang pendidikan, seni budaya dan penamaan kearifan yang
bersumber dari ajaran Islam.
Setelah
Walisongo meninggal, banyak dari masyarakat ingin mengenang jasa mereka dengan
membangun tempat pemakaman yang agung. Makam para Wali pun akhirnya dijadikan
sebagai tempat wisata religi ziarah kubur.
Di
daerah Lamongan dan Gresik terdapat 3 wisata religi makam Walisongo, yaitu
makam Sunan Gresik, Sunan Giri dan Sunan Drajat. Nah, berikut penjelasan
tentang 3 wisata religi tersebut:
Makam Sunan Gresik
![]() |
| Makam Sunan Gresik |
Wisata
religi makam sunan Gresik terletak di jalan Malik Ibrahim, Desa Gapurosukolilo,
Gresik, Jawa Timur. Sunan Gresik atau yang lebih dikenal dengan nama Maulana
Malik Ibrahim merupakan wali pertama dalam menyebarkan agama Islam di Pulau
Jawa.
Makam Sunan Giri
![]() |
| Makam Sunan Giri |
Makam Sunan
Giri Gresik ada di perbukitan desa Giri, Kebomas, Gresik. Sunan Giri memiliki
nama asli Raden Paku dan merupakan putera Maulana Ishaq dengan Dewi Sekar Dadu,
putri Prabu Menak Sembuyu, penguasa Blambangan.
Makam Sunan Drajat
![]() |
| Makam Sunan Drajat Lamongan |
Makam
Sunan Drajat berlokasi di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan,
Jawa Timur. Sunan Drajat merupakan salah satu Walisongo yang menyebarkan Islam
di pulau Jawa. Beliau merupakan putra dari Sunan Ampel dan diperkirakan lahir
pada 1470 M.
Selain
ketiga wisata religi tersebut, terdapat pula museum Islam yang dapat memberikan
gambaran tentang dakwah yang dilakukan oleh para Walisongo, yaitu Indonesian
Islamic Art Museum.
![]() |
| Indonesian Islamic Art Museum |
Indonesian
Islamic Art merupakan museum Islam pertama di Indonesia yang berlokasi di
Wisata Bahari Lamongan. Museum ini memiliki berbagai koleksi benda-benda
bersejarah yang ada pada masa Walisongo, seperti Kitab Tafsir karangan Sunan
Kalijaga, wayang, alat musik tradisional dan masih banyak lainnya. Selain itu,
Indonesian Islamic Art Museum juga menyimpan berbagai artifak Islam,
peninggalan kesultanan yang ada di Nusantara, seperti perlengkapan perang dari
kerajaan Samudra Pasai, Berbagai alat musik dari Mataram Islam, Mata Uang dari
Kerajaan Gowa Talu dan masih banyak lainnya.
Selain
menyimpan berbagai koleksi bersejarah dari Nusantara, Indonesian Islamic Art
Museum juga mendatangkan artifak Islam dari Luar Negeri, seperti Kain Gujarat
dari India yang usianya sudah 600 tahunan, Full set baju zirah dari kesultanan
Ottoman pada sekitar abad ke 16, berbagai keramik dari dinasti Tang, Song,
Champa, Yuan, Ming dan masih banyak lainnya.
![]() |
| Zona Audio Visual Room Indonesian Islamic Art Museum |
Museum
yang baru dibuka tahun 2017 ini juga memiliki Audio Visual Room yang menyajikan
film dokumenter berjudul, The Glorious of Islam. Film ini menggambarkan perjalanan
Islam dari zaman pra sejarah sampai Islam tersebar ke seluruh penjuru dunia.
Menjadi
museum Islam yang modern, Indonesian Islamic Art Museum memiliki zona diorama
yang menyajikan berbagai replika peradaban Islam, dengan suara dan background
yang dapat membuat pengunjung seperti sedang berada di situasi yang sebenarnya.
![]() |
| Augmented Reality Indonesian Islamic Art Museum |
Harga Tiket Indonesian Islamic Art Museum
Weekday Rp. 10.000
Weekend Rp. 15.000
Nomer Telephone Indonesian Islamic Art Museum
0819-1679-9288






Komentar
Posting Komentar